Posted: Januari 24, 2010 in Perancang Implementasi Data

KONSEP DASAR

Database adalah suatu susunan/kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan yang diorganisir/dikelola dan simpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dengan menggunakan komputer sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakainya.

SISTEM DATABASE adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

KOMPONEN DASAR DARI SISTEM DATABASE

Terdapat 4 komponen pokok dari system database:

A. DATA, dengan ciri-ciri :

Data disimpan secara terintegrasi (integrated)

Terintegrated yaitu Database merupakan kumpulan dari berbagai macam file dari aplikasi-aplikasi yang berbeda yang disusun dengan cara menghilangkan bagian-bagian yang rangkap (redundant)

2. Data dapat dipakai secara bersama-sama (shared)

Shared yaitu Masing-masing bagian dari database dapat diakses oleh pemakai dalam waktu yang bersamaan, untuk aplikasi yang berbeda.

B. HARDWARE ( perangkat keras)

Terdiri dari semua peralatan perangkat keras komputer yang digunakan untuk pengelolaan sistem database berupa :

1. Peralatan untuk penyimpanan misalnya disk, drum, tape

2. Peralatan input dan output

3. Peralatan komunikasi data, dll

C. SOFTWARE (perangkat lunak)

Berfungsi sebagai perantara (interface) antara pemakai dengan data phisik pada database, dapat berupa :

1. Database Management System (DBMS)

2. Program-program aplikasi & prosedur-prosedur

D. USER (Pemakai)

Terbagi menjadi 3 klasifikasi :

1. Database Administrator (DBA), orang/tim yang bertugas mengelola system database secara keseluruhan

2. Programmer, orang/tim membuat program aplikasi yang mengakses database dengan menggunakan bahasa pemprograman

3. End user, orang yang mengakases database melalui terminal dengan menggunakan query language atau program aplikasi yang dibuat oleh programmer

DATA PADA DATABASE DAN HUBUNGANNYA

Ada 3 jenis data pada sistem database, yaitu:

Data operasional dari suatu organisasi, berupa data yang disimpan didalam database

Data masukan (input data), data dari luar sistem yang dimasukan melalui peralatan input (keyboard) yang dapat merubah data operasional

Data keluaran (output data), berupa laporan melalui peralatan output sebagai hasil dari dalam sistem yang mengakses data operasional

KEUNTUNGAN PEMAKAIAN SISTEM DATABASE

Terkontrolnya kerangkapan data dan inkonsistensi

Terpeliharanya keselarasan data

Data dapat dipakai secara bersama-sama

Memudahkan penerapan standarisasi

Memudahkan penerapan batasan-batasan pengamanan.

Terpeliharanya intergritas data

Terpeliharanya keseimbangan atas perbedaan kebutuhan data dari setiap aplikasi

Program / data independent

KERUGIAN PEMAKAIAN SISTEM DATABASE

Mahal dalam implementasinya

Rumit/komplek

Penanganan proses recovery & backup sulit

Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait

ISTILAH-ISTILAH YG DIPERGUNAKAN DALAM SISTEM

BASIS DATA

a. Enterprise yaitu suatu bentuk organisasi

Contoh : Sekolah à data_mhs

Rumah sakit à data_pasien

b. Entitas yaitu suatu obyek yang dapat dibedakan dengan objek lainnya

Contoh :

Bidang administrasi siswa à entitas mahasiswa, buku pembayaran

Bidang kesehatan à entitas pasien, dokter, obat

c. Atribute/field yaitu setiap entitas mempunyai atribut atau suatu sebutan untuk mewakili suatu entitas.

Contoh :

Entity siswa à field = Nim, nama_siswa,alamat,dll

Entity nasabah àfield=Kd_nasabah,nama_nasabah,dll

d. Data value yaitu data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data elemen atau atribute.

Contoh :

Atribut nama_karyawan àsutrisno, budiman, dll

e. Record/tuple yaitu kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap.

Contoh : record mahasiswa ànim, nm_mhs, alamat.

f. File yaitu kumpulan record-record sejenis yang mempunyai panjang elemen sama, atribute yang sama namun berbeda-beda data valuenya

g. Kunci elemen data yaitu tanda pengenal yang secara unik mengindentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas

TUJUAN PERANCANGAN DATABASE:

Untuk memenuhi informasi yang berisi kebutuhan–kebutuhan user secara khusus dan aplikasinya.

Memudahkan pengertian struktur informasi

Mendukung kebutuhan–kebutuhan pemrosesan dan beberapa objek penampilan (respone time, processing time dan strorage space)

APLIKASI DATABASE DALAM LIFE CYCLE

• System definition

• Design

• Implementation

• Loading atau data convertion

• Aplication conversion

• Testing dan Validation

• Operation

• Monitoring dan Maintenance

ADA 6 FASE PROSES PERANCANGAN DATABASE

• Pengumpulan dan analis

a. Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya

b. Peninjauan dokumentasi yang ada

c. Analisa lingkungan operasi dan pemrosesan data

d. Daftar pertanyaan dan wawancara

2. Perancangan database secara konseptual

a. Perancangan skema konseptual

b. Perancangan transaksi

• Pemilihan DBMS

a. Faktor teknis

b. Faktor Ekonomi dan Politik organisasi

Analisa Kasus

Perpustakaan Smart adalah perpustakaan umum yang anggotanya pelajar,mahasiswa dan masyarakat yang didirikan oleh Walikota Jakarta Barat. Keberadaan perpustakaan berlokasi di Walikota yang aplikasi pelayanan masih bersifat tradisional.

Prosesnya :

a. Setiap calon anggota yang akan menjadi anggota

harus mengisi formulir dengan biaya administrasi

Rp.10.000,-

b. Anggota dapat meminjam buku maksimal 3 buku

c. Untuk masa peminjaman selama 1 minggu (7 hari)

d. Keterlambatan pengembalian dikenakan denda

sesuai dengan kondisi denda, diantaranya :

Analisa Kasus Enterprise
(Pembahasan di Kelas)

Buat Enterprise dari “Perpustakaan Smart” yang ditentukan dari :

Entitas, Atribute/Field, value data, record dan bentuk tabel – tabel dari Enterprise

Bentuk Gambar dari Enterprise Perpustakaan(yang menghubungkan relasi antara Entitas, Atribute, value data, record dan tabel-tabel)

2. Fakta dari suatu obyek disebut :

a. Informasi c. Database

b. Data d. DMBS

Yang merupakan pemakai (User) dari database adalah kecuali :

a. Programmer c. DBA

b. End User d. Sistem analis

3. Yang merupakan pemakai (User) dari database adalah kecuali :

a.Programmer c. DBA

b. End User d. Sistem analis

4. Istilah lain dari entitas adalah :

a. File c. Field

b. Record d. Database

4. Istilah lain dari entitas adalah :

a. File c. Field

b. Record d. Database

5. Kumpulan dari beberapa field yang sejenis disebut juga dengan :

a. File c. Field

b. Record d. Database

4. Perancangan database secara logik (data model mapping)

a. Pemetaan (Transformasi data)

b.Penyesuaian skema ke DBMS

5. Perancangan database secara fisik

a. Response Time

b. Space Utility

c. Transaction Throughput

6. Phase Implementasi Sistem Database

DBMS (Database Management Systems)

DBMS adalah perangkat lunak yang menangani semua pengaksesan database yang mempunyai fasilitas membuat, mengakses, memanipulasi dan memelihara basis data

BAHASA dalam DBMS

A.      Data Definision Language (DDL)

Hasil kompilasi dari   perintah DDL adalah satu set dari table yang disimpan dalam file khusus disebut data dictionary/directory.

B.             Data Manipulation Language (DML)

Bahasa yang memperbolehkan pemakai untuk akses atau memanipulasi data sebagai yang telah diorganisasikan sebelumnya dalam model data yang tepat

Secara dasar ada dua tipe DML :

  • Prosedural, yang membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan bagaimana untuk mendapatkannya contoh dbase III, foxbase
  • Non prosedural, yang membutuhkan pemakai untuk menspesikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa menspesifikasikan bagaimana untuk mendapatkannya. Contoh  SQL, QBE.
    • Data Recovery & Concurency, DBMS harus dapat menangani kegagalan – kegagalan pengaksesan database yang dapat disebabkan oleh sesalahan sistem, kerusakan disk, dsb
    • Data Dictionary, DBMS harus menyediakan data dictionary.
    • Performance, DBMS harus menangani      unjuk kerja dari semua fungsi seefisien   mungkin

FUNGSI DBMS

  • Data Definition, DBMS harus dapat mengolah pendefinisian data
  • Data Manipulation, DBMS harus dapat menangani permintaan dari pemakai untuk mengakses data
  • Data Security & Integrity, DBMS harus dapat memeriksa security dan integrity data yang didefinisikan oleh DBA

KOMPONEN DBMS

  • Query Prosesor, komponen yang mengubah bentuk query kedalam instruksi kedalam database manager
  • Database Manager, menerima query & menguji eksternal & konceptual untuk menentukan apakah record – record tersebut dibutuhkan untuk memenuhi permintaan kemudian database manager memanggil file manager untuk menyelesaikan permintaan
  • File manager, memanipulasi penyimpanan file dan mengatur alokasi ruang penyimpanan disk
    • DML Prosessor, modul yang mengubah perintah DML yang ditempelkan kedalam program aplikasi dalam bentuk fungsi-fungsi
    • DDL compiler, merubah statement DDL menjadi kumpulan table atau file yang berisi data dictionary / meta data
    • Dictionary manajer, mengatur akses dan memelihara data dictionary

PERBEDAAN TRADITIONAL FILE MANAGEMENT

(FMS) DENGAN DATABASE  MANAGEMENTSISTEM

(DBMS)

TRADITIONAL FILE MANAGEMENT

  • Bersifat program oriented
  • Bersifat kaku
  • Terjadi kerangkapan data dan tidak terjaminnya keselarasan data ( data inkonsistensi)

DATABASE FILE MANAGEMENT (DBMS)

  • Bersifat data oriented
  • Bersifat luwes/fleksible
  • Kerangkapan data serta keselarasan data dapat terkontrol

Keterangan :

Program oriented “ Susunan data  di dalam file , distribusi data pada peralatan strorage, dan organisasi filenya dipilih sedemikian rupa, sehingga program aplikasi dapat menggunakan secara optimal “

Data oriented “ Susunan data, organisasi file pada database dapat dirubah, begitu pula strategi aksesnya tanpa mengganggu program aplikasi yang sudah ada “.

ARSITEKTUR SISTEM DATABASE

Terbagi menjadi 3 tingkatan :

  • Internal level yaitu menerangkan struktur penyimpanan basisdata secara fisik dan organisasi file yang digunakan “
  • konseptual level yang menerangkan secara menyeluruh dari basisdata dengan menyembunyikan penyimpanan data secara fisik “
  • Ekternal level yang menerangkan View basisdata dari sekelompok pemakai

DATA INDEPENDENCE

Merupakan salah satu kelebihan sistem database dimana DBA dapat merubah struktur storage & stategi akses dalam pengembangan sistem database tanpa mengganggu program-program aplikasi yang sudah ada.

2  TINGKAT DATA INDEPENDENCE

  • Physical data independence yaitu perubahan internal schema dapat dilakukan tanpa menggangu conceptual schema
  • Logical data independence yaitu conceptual schema dapat dirubah tanpa mempengaruhi ekternal schema

ALASAN PERLUNYA PRINSIP DATA INDEPENDENCE DITERAPKAN PADA PENGELOLAAN SISTEM DATABASE

  • Database Administrator dapat merubah isi, lokasi dan organisasi database tanpa mengganggu program aplikasi yang ada
  • Vendor hardware & software pengelolaan data bisa memperkenalkan produk – produk baru tanpa mengganggu program – program aplikasi yang telah ada
  • Untuk memudahkan perkembangan program aplikasi
  • Memberikan fasilitas pengontrolan terpusat oleh DBA demi security dan integritas data, dengan memperhatikan perubahan – perubahan kebutuhan user.
  • Analisa Kasus
  • Kasus : Perpustakaan Smart (lanjutan kasus dari Slide 1)
  • Buat Bahasa dalam DBMS yang terdiri dari 2 jenis :

a. Data Definision Language (DDL)

b. Data Manipulation Language (DML)

Non-Procedural & Procedural

Software Aplikasi DBMS( Ms.Acess, MySql, DbDesigner, dll..)

1.           Hasil akhir dari kompilasi Data Definition Language

(DDL) adalah :

a.  Data dictionary                 c. File

b. Database                          d. Data definition

2.  Salah satu contoh tipe data DML non prosedural adalah

a. Foxbase                             c. Clipper                                            b. SQL                                        d. DDL

2.             Salah satu contoh tipe data DML non prosedural adalah

a. Foxbase                        c. Clipper                                   b. SQL                          d. DDL

3.             Berikut ini adalah komponen-komponen dari DBMS, kecuali :

a. Query prosessor              c. File manager

b. Database manager                        d. DML compiler

3       Berikut ini adalah komponen-komponen dari DBMS, kecuali :

a. Query prosessor                 c. File manager

b. Database manager       d. DML compiler

4.      Salah satu contoh tipe data DML prosedural adalah :

a. SQL                                          c. QBE                                              b. DBMS                                                d. Foxbase

5.      Data definition langguage (DDL) adalah suatu bentuk bahasa pada DBMS yang biasa digunakan oleh :

a. Programmer                             c. End user

b. Analis                                      d. DBA

1.      Hasil akhir dari kompilasi Data Definition Language (DDL) adalah :

a.  Data dictionary                      c. File

b. Database                               d. Data definition

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s