BAHASA QUERY FORMAL

Posted: Januari 24, 2010 in Perancang Implementasi Data

BAHASA QUERY FORMAL

ALJABAR RELATIONAL

Adalah kumpulan operasi terhadap relasi, dimana setiap operasi menggunakan satu atau lebih relasi untuk menghasilkan satu relasi yang baru

2. Intersection atau irisan ( Ç )

Intersection dari relasi A dan B dinyatakan sebagai A Ç B

4. Cartesian product

Product cartesian dari relasi A dan B dinyatakan dengan A X B

contoh :

A = { 1,2,3}

B = { 5,7 }

A X B = { ( 1,5), (1,7), ( 2,5), (2,7), (3,5),(3,7) }

B. OPERATOR RELATIONAL

Ø Restrict ( s ) adalah Pemilihan tupel atau record

Ø Project ( p ) adalah pemilihan attribute atau field

Ø Divide ( ¸ ) adalah membagi

Ø Join ( q ) adalah menggabungkan

ALJABAR RELASIONAL

Operator pada aljabar relationaldibagi menjadi 2 kelompok :

Operator dasar untuk fundamental operational

Operator tambahan untuk additional operasional

OPERATOR DASAR

a. Selection ( s ) Lower Case Omega

Operasi selection menyeleksi tupel-tupel pada sebuah relation yang memenuhi predicate/syarat yang sudah ditentukan

Contoh :

1. Mencari tuple-tuple dari MAHASISWA yang memiliki jenis kelamin laki-laki, Ekspresi aljabar relational :

σ J_KEL=“LAKI-LAKI” (MAHASISWA)

2. Tampilkan data mata kuliah yang memiliki kode 360 atau yang memilki sks 4

σ KD_MK=“306” V SKS=4 (MATAKULIAH)

b. Projection ( p )

Operator projection beroperasi pada sebuah relation, yaitu membentuk relation baru dengan mengcopy atribute-atribute dan domain-domain dari relation tersebut berdasarkan argumen-argumen pada operator tersebut.

Contoh :

Tampilkan nama beserta gaji dari dosen

pnama_dos,gaji (DOSEN)

c. Cartesian product ( X )

Operator dengan dua relasi untuk menghasilkan tabel hasil perkalian kartesian.

Contoh :

Tampilkan cartesian product relasi REGISTRASI DAN MAHASISWA

Ekspresi Aljabar relational :

REGISTRASI X MAHASISWA

d. Union ( È )

Operasi untuk menghasilkan gabungan tabel dengan syarat kedua tabel memiliki atribut yang sama yaitu domain atribut ke-i masing-masing tabel harus sama

RUS={ X I X E R atau X E S}

Contoh :

Tampilkan nama dosen yang memiliki gaji lebih besar dari Rp 4000000, maka relasi aljabarnya adalah :

pnama_dos(sgaji>4000000(DOSEN))

e. Set diference ( – )

Operasi untuk mendapatkan tabel dis uatu relasi tapi tidak ada di relasi lainnya.

R – S = { X I X E R dan X E S }

Contoh : Tampilkan nama dari mahasiswa yang tinggal di depok tetapi bukan berjenis kelamin perempuan

Query I : tampilkan nama yang tinggal di depok

pnama_mhs(salamat=“DEPOK” (MAHASISWA))

Query II : tampilkan nama yang berjenis kelamin perempuan

pnama(sj_kel =“PEREMPUAN”))

Tampilkan query I minus query II :

pnama_mhs(salamat=“DEPOK”(MAHASISWA))- pnama(sj_kel=“PEREMPUAN”))

OPERATOR TAMBAHAN

1. SET INTERSECTION ( Ç )

Operasi untuk menghasilkan irisan dua tabel dengan syarat kedua tabel memiliki atribut yang sma, domain atribut ke-i kedua tabel tersebut sama.

4. DIVISION

Merupakan operasi pembagian atas tuple-tuple dari 2 relation

Analisa Perpustakaan Smart

Diharapkan dosen untuk membuat tambahan kasus terbaru dari Perpustakaan Smart yang diimplementasikan dengan solusi Query bahasa Formal.

1. Yang termasuk di dalam operator himpunan adalah:

a. Cartesian product c. Join

b. Divide d. Restric

2. Operator yang digunakan untuk pemilihan tupel atau record adalah :

a. Join c. Divide

b. Project d. Restric

2. Operator yang digunakan untuk pemilihan tupel atau record adalah :

a. Join c. Divide

b. Project d. Restric

3. Operator yang digunakan untuk pemilihan attribute atau field adalah:

a. Join c. Divide

b. Project d. Restric

3. Operator yang digunakan untuk pemilihan attribute atau field adalah:

a. Join c. Divide

b. Project d. Restric

4. Operator yang melakukan operasi penggabungan terhadap tuple-tuple dari relation yang dioperasikan adalah :

Natural Join c. Divide

b. Project d. Restric

4. Operator yang melakukan operasi penggabungan terhadap tuple-tuple dari relation yang dioperasikan adalah :

a. Natural Join c. Divide

b. Project d. Restric

5. Simbol yang digunakan pada operator dasar projection pada algebra adalah :

a. l c.

b. p d.s

5. Simbol yang digunakan pada operator dasar projection pada algebra adalah :

a. l c.

b. p d. s

1. Yang termasuk di dalam operator himpunan adalah:

a. Cartesian product c. Join

b. Divide d. Restric

About these ads

Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s